Entri Populer

Rabu, 20 November 2013

Keunggulan Nilai Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dibandngkan Mata Pelajaran lainnya.



 

Keunggulan Nilai Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam 
Oleh: Siti Khadijah Ibrahim (Lecturer Of Tarbiya Faculty
Islamic State University Jakarta
Siti Khadijah Ibrahim
Beberapa keunggulan mata pelajaran PAI adalah: 
  1. PAI mencakup keilmuan, sikap, dan perilaku; 
  2. Aspek tersebut harus tercermin dalam kepribadian sehari-hari, juga sebagai landasan nilai dan norma spiritual dalam pengembangan ilmu lainnya. Sumber belajar PAI lebih luas karena mencakup segala aspek kehidupan yang berkaitan hubungan manusia dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan alam lingkungannya; 
  3. PAI memberikan spirit untuk mengaplikasikan nilai dan norma yang dibangun pada setiap matapelajaran kepada kemaslahatan umat; 
  4. PAI sebagai katalisator atau sentral yang menentukan arah berpikir, bersikap dan berperilaku; 
  5. PAI sebagai penyaring nilai dan norma yang dibangun pada setiap matapelajaran lainnya; Kelima, PAI sebagai penetral emosi ketika menghadapi berbagai frustrasi, konflik, kecemasan (anxiety), stress dalam proses kehidupan; 
  6. PAI menekankan penghargaan terhadap keberadaan serta kreativitas seseorang (jangan terlalu benci atau terlalu senang kepada seseorang). Kreativitas dihargai  dengan penyebutan sumber keilmuan atau pertolongan seseorang; 
  7. PAI menekankan pada nilai egaliter; 
  8. PAI menekankan nilai keterbukaan terhadap berbagai perbedaan tanpa melepaskan prinsip keimanan dan peribadatan; 
  9. PAI menekankan nilai etos kerja yang tinggi (sebagaimana firman Allah bahwa Dia tidak merubah nasib kaum kecuali merubah sendiri dan juga hadist yang berbicara tentang doa Nabi Muhammad untuk dijauhkan dari kekufuran dan kefakiran karena kefakiran itu condong membawa pada kekufuran); 
  10. PAI menekankan nilai kebersamaan dalam memecahkan persoalan, sebagimana firman Allah yang artinya” “ bermusyawarahlah kamu dalam memecahkan persoalan”), dan 
  11. PAI memberi harapan (reward) dan ancaman (punishment) untuk memagari setiap sikap dan perilaku sebagaimana hadis yang berarti: “siapa yang melanggar peringatan-Ku baginya kehidupan yang sempit” dan janji di kehidupan akhir yaitu surga dan neraka”. 
          Wallahu a'lamu bisshawab.

2 komentar: